Nasional

Polda Sumbar Dalami Dugaan Bullying di Balik Aksi Pelajar Bawa Bom Rakitan ke Sekolah

Polisi masih mendalami dugaan perundungan sebagai pemicu aksi pelajar, sembari mengutamakan pemulihan psikologis dan memperkuat edukasi antiperundungan di sekolah.

Jakarta, Batavia News – Kepolisian Daerah Sumatera Barat masih mendalami dugaan perundungan (bullying) yang diduga menjadi pemicu seorang pelajar berinisial RGJ (17) membawa dan meledakkan bom rakitan di lingkungan sekolah. Hingga saat ini, penyidik belum menetapkan motif pasti karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan, pengakuan mengenai dugaan bullying masih merupakan keterangan awal dari pelaku. Penyidik masih mengumpulkan fakta dan bukti untuk memastikan latar belakang kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelajar tersebut mengaku mengalami tekanan psikologis akibat diduga kerap menjadi sasaran perundungan oleh teman sekelasnya. Polisi juga memperoleh informasi awal bahwa target aksi diduga mengarah kepada satu orang teman sekelas, namun informasi tersebut masih diverifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, penyidik belum mengungkap bentuk perundungan yang dialami pelaku.

Pemeriksaan mendalam baru akan dilakukan setelah kondisi psikologis remaja tersebut dinilai lebih stabil.
Polda Sumbar menyatakan, prioritas saat ini adalah memberikan pendampingan serta memastikan kondisi mental pelajar tersebut pulih sebelum pemeriksaan lanjutan dilakukan. Saat diamankan, yang bersangkutan disebut masih dalam keadaan syok dan tertekan sehingga penyidik memilih mengedepankan pendekatan yang sesuai dengan perlindungan terhadap anak.

Selain mengusut dugaan tindak pidana, kepolisian juga akan menelusuri apakah praktik perundungan benar terjadi di lingkungan sekolah. Temuan tersebut nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.

Sebagai langkah pencegahan, Polda Sumbar berencana meningkatkan kegiatan edukasi dan penyuluhan ke sekolah-sekolah mengenai bahaya bullying. Program Police Goes to School yang selama ini dijalankan melalui fungsi Binmas dan Bhabinkamtibmas juga akan terus diperkuat untuk membangun lingkungan belajar yang aman dan saling menghormati antarsiswa.

Related posts

Habiburokhman Bantah Isu Surpres Pergantian Kapolri, Tegaskan Kabar yang Beredar Tidak Benar

egi murad

Yaqut Bantah Ada Kerugian Negara, KPK: Semua Sudah Diuji dan Dinyatakan Lengkap

egi murad

KPK: Korupsi di Pelayanan Publik Sering Berawal dari Penyimpangan Kecil

egi murad