Hukum Kriminal

Pemuda di Cengkareng Dibacok Parang, Lengan Axel Nyaris Putus Usai Dikejar Sekelompok Pelaku

JAKARTA, BATAVIA NEWS – Aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam kembali terjadi di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Seorang pemuda bernama Axel menjadi korban setelah dikejar dan ditebas menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka berat pada bagian tangan.

Peristiwa tersebut bermula ketika Axel bersama dua rekannya, Fajar dan Samuel, hendak pulang setelah berkumpul di sekitar Pasar Rakyat Cengkareng pada Kamis dini hari.

Sekretaris RW 16 Kapuk, Aan, mengatakan ketiganya sempat berpapasan dengan seorang pria di kawasan Pasar Dangdut, Kapuk. Pria tersebut kemudian terjatuh dari kendaraannya.

Diduga tersulut emosi karena kejadian tersebut, pria itu kemudian menghampiri dan melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Mungkin karena merasa malu atau gimana, pelaku itu enggak suka, kemudian korban dipukuli,” kata Aan.

Axel bersama kedua rekannya berusaha melarikan diri menuju arah rumah. Namun, pengejaran ternyata berlanjut hingga kawasan sekitar RT 23 dan RT 08.

Menurut Aan, pelaku diduga kembali mengejar korban setelah memanggil sejumlah rekannya. Kali ini mereka membawa senjata tajam.

“Di saat arah pulang di sekitaran RT 23, antara RT 23 atau RT 8, pelaku itu sudah nyusul lagi dengan membawa senjata tajam. Itu sudah bawa teman,” ujarnya.

Dua rekan Axel berhasil menyelamatkan diri. Namun, Axel tertinggal sehingga tidak mampu menghindari kejaran para pelaku.

Axel akhirnya menjadi sasaran pembacokan. Bagian tangannya terkena sabetan senjata tajam yang menurut keterangan warga berbentuk seperti parang.

“Korban atas nama Axel ini enggak bisa lari, tertinggal. Akhirnya kena sabetan sajam pada bagian tangan yang menurut keterangan berbentuk parang,” tutur Aan.

Akibat kejadian tersebut, Axel mengalami luka berat. Ia kini menjalani perawatan di RSUD Cengkareng dan dipersiapkan untuk menjalani tindakan operasi.

“Kondisi lengannya hampir putus,” kata Aan.

Warga menyebut aksi kekerasan serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, sedikitnya sudah dua insiden yang disebut menimpa warga sekitar.

“Kalau insiden serupa ini bukan pertama kalinya. Kalau dalam waktu dekat, beberapa bulan terakhir ini, ini kedua kalinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol Rahis Fadillah membenarkan pihaknya tengah menangani kasus tersebut.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi serta pihak yang terlibat. Kasus ini diduga berawal dari kesalahpahaman yang terjadi di lokasi.

“Saat ini kami masih periksa saksi masalah selisih paham di TKP,” kata Rahis.***

Related posts

Raja Simanjuntak Buka Suara soal Penahanan Gus Rofi: Hormati Proses Hukum

egi murad

Sidang Korupsi Eks Ketua Ombudsman: Anak Buah Ungkap Hery Susanto Marah dan Intervensi Hasil Pemeriksaan

egi murad

Rumah Mantan Kades dan ASN di Demak Dibakar, Pelaku Simpan Dendam Lama.

egi murad

Leave a Comment

Bahasa lain»