JAKARTA, BATAVIA NEWS — Rasa prihatin dan harapan menyelimuti kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Jumat (11/9/2026). Sekitar 300 orang berkumpul di depan Pos Polisi Bundaran HI untuk mengikuti doa bersama bagi lima pewarta foto yang hingga kini masih dalam pencarian.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ) sebagai bentuk solidaritas insan pers sekaligus dukungan moril bagi keluarga dan orang-orang terdekat kelima pewarta foto tersebut.
Para peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari rekan sesama jurnalis, sahabat, sanak saudara, hingga personel kepolisian yang tengah menjalankan tugas di sekitar Bundaran HI.
Doa bersama berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan. Para peserta memanjatkan doa agar proses pencarian segera menemukan titik terang dan kelima pewarta foto dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami berkumpul di sini bukan hanya sebagai sesama pewarta, tetapi sebagai sahabat, keluarga dan bagian dari keluarga besar pers. Doa kami satu, semoga lima sahabat yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan sehat dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran ratusan orang juga menjadi gambaran kuatnya solidaritas komunitas pers terhadap musibah yang sedang dihadapi lima pewarta foto tersebut. Sejumlah media televisi maupun media online turut hadir untuk meliput jalannya doa bersama.
Bagi rekan-rekan seprofesi, kehilangan kontak dengan lima pewarta foto tersebut bukan hanya menjadi kabar yang memprihatinkan bagi keluarga, tetapi juga meninggalkan kekhawatiran mendalam di kalangan insan pers.
“Kami berharap semua pihak yang terlibat dalam pencarian terus diberikan kekuatan dan kemudahan. Yang paling penting saat ini adalah keselamatan mereka dan segera mendapatkan kabar yang baik,” lanjut pernyataan dalam doa bersama tersebut.
PFIJ juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti memberikan dukungan, terutama melalui doa. Dukungan dari masyarakat dinilai menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga yang masih menunggu kabar keberadaan orang-orang yang mereka cintai.
Ajakan tersebut juga disampaikan kepada para sahabat dan masyarakat yang mengikuti perkembangan pencarian melalui media sosial agar turut memanjatkan doa.
“Untuk sahabat dan dulur di mana pun berada, kami mohon doa terbaik untuk lima pewarta foto yang masih dalam pencarian. Semoga mereka segera ditemukan dalam keadaan sehat dan dapat kembali kepada keluarga,” demikian pesan solidaritas yang disampaikan.
Di tengah suasana penuh harap tersebut, peserta doa bersama juga berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan maksimal. Setiap informasi yang muncul diharapkan dapat membantu tim di lapangan menemukan keberadaan kelima pewarta foto.
Bagi keluarga dan rekan-rekan mereka, doa yang dipanjatkan di Bundaran HI menjadi simbol bahwa kelima pewarta foto tersebut tidak sendirian. Ratusan orang datang untuk menyampaikan kepedulian dan menegaskan bahwa masih banyak pihak yang menunggu kepulangan mereka.
Doa pun ditutup dengan harapan agar kabar baik segera datang dan lima pewarta foto yang masih dalam pencarian dapat kembali bertemu dengan keluarga, sahabat, serta rekan-rekan sejawat.***
