Jakarta, Batavia News – Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel gabungan guna mengawal sekaligus memberikan pelayanan terhadap sejumlah aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di berbagai titik di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Sebanyak 4.961 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi masyarakat dan mahasiswa di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel akan disebar di sejumlah lokasi strategis, seperti kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI-Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, hingga titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
“Personel gabungan telah disiagakan di berbagai titik untuk memberikan pelayanan dan menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan penyampaian pendapat berlangsung,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel yang diterjunkan terdiri dari 3.147 anggota Polda Metro Jaya, 500 personel TNI, 1.300 personel bantuan kendali operasi (BKO) Mabes Polri, serta 14 petugas pemadam kebakaran yang disiapkan sebagai dukungan pengamanan.
Polda Metro Jaya menegaskan pendekatan humanis akan menjadi prioritas dalam pelaksanaan pengamanan. Seluruh petugas di lapangan diminta mengedepankan sikap persuasif, profesional, dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu ketegangan.
Menurut Kombes Budi, kehadiran aparat bukan semata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan hak konstitusionalnya untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
Selain fokus pada lokasi aksi, kepolisian juga menempatkan personel lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas kendaraan. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan kondisi dan perkembangan di lapangan.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar area unjuk rasa diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan mematuhi petunjuk petugas guna menghindari kepadatan kendaraan.
Polda Metro Jaya juga mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban umum.
“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Kombes Budi.***Emy
