Maluku

Festival Teluk Saumlaki 2026 Dipersiapkan, BAPERA dan Pemda KKT Bidik Investor China

SAUMLAKI, BATAVIA NEWS — Persiapan Festival Teluk Saumlaki 2026 mulai dimatangkan. DPD BAPERA Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) bersama Pemerintah Daerah KKT menggelar rapat koordinasi untuk memastikan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Oktober 2026 berjalan maksimal.

Festival tersebut diproyeksikan bukan hanya sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi budaya dan bahari Tanimbar sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dan investasi.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana kehadiran sejumlah investor dari China. Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun, disebut akan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Kehadiran Djauhari juga diharapkan membawa sejumlah calon investor dari China untuk melihat langsung potensi daerah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain itu, sejumlah tokoh asal Tanimbar, di antaranya Dharma Oratmangun dan Irbayana Oratmangun, turut dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Perpaduan Budaya Tanimbar dan China

Dari sisi kebudayaan, Festival Teluk Saumlaki 2026 akan diisi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku seni daerah.

Salah satu agenda yang disiapkan adalah lomba dayung antarkecamatan yang mengambil lokasi di kawasan perairan Pelabuhan Tanimbar Raya. Sementara itu, berbagai pertunjukan tari tradisional akan menampilkan kekayaan budaya dari sejumlah wilayah di KKT.

Ketua DPD BAPERA KKT yang juga Ketua PDK Kosgoro 1957 dan Ketua Pemuda Olilit Ngrimase mengatakan festival tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi budaya dan bahari Tanimbar kepada masyarakat luas.

“Ini adalah momentum pembuktian bahwa Tanimbar memiliki kekayaan budaya dan potensi bahari yang tak ternilai,” ujarnya.

Rangkaian acara juga akan menghadirkan kolaborasi seni lintas negara. Pada malam penutupan, 5 Oktober 2026, panggung utama Festival Teluk Saumlaki dijadwalkan menampilkan sejumlah musisi dan penyanyi asal Tanimbar bersama penampil dari China.

Sejumlah nama yang disebut akan tampil antara lain Ceselino Laratmase, Rini Sainyakit, serta Daniel Patinama/Salembun. Mereka akan berkolaborasi dengan penari dan penyanyi yang didatangkan dari China.

Konsep tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran budaya sekaligus memperkenalkan kesenian Tanimbar kepada tamu dari luar negeri.

Ajak Masyarakat Terlibat

Rapat koordinasi antara BAPERA dan Pemda KKT juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan seluruh rangkaian festival.

Ketua DPD BAPERA KKT, Ongen Rangkore, mengajak masyarakat Tanimbar turut meramaikan kegiatan sekaligus menunjukkan keramahan daerah kepada para tamu yang datang.

“Kami berharap momentum ini berjalan mulus dan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan kita bersama. Mari seluruh masyarakat, kita ramaikan dan tunjukkan keramahtamahan Tanimbar kepada dunia,” kata Ongen.

Festival Teluk Saumlaki 2026 diharapkan dapat menjadi ruang promosi potensi wisata, budaya, bahari, serta peluang ekonomi Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sekaligus memperluas jejaring daerah dengan mitra dari tingkat nasional dan internasional***.

Related posts

Kuasa Hukum Desak Kapolres Tanimbar Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan yang Libatkan Oknum Polisi

egi murad

Dugaan Permainan Lahan Migas Tanimbar Disorot, Tokoh Masyarakat Desak Audit Rp340 Triliun

egi murad

KBMTR: Di Antara Semangat Persatuan dan Kevakuman Kepemimpinan, Kebangkitan atau Keruntuhan?

egi murad

Leave a Comment

Bahasa lain»