JAKARTA, BATAVIA NEWS – Polda Metro Jaya memburu dua pria yang diduga terlibat dalam pengeroyokan hingga menyebabkan seorang warga bernama Bambang Setiawan meninggal dunia di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Untuk membantu proses pencarian, polisi merilis sketsa wajah kedua terduga pelaku berdasarkan keterangan dan hasil pemeriksaan ahli.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penyidik masih melakukan pengejaran terhadap kedua orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.
“Penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang,” ujar Iman, Rabu (2/9/2026).
14 Saksi Diperiksa
Dalam pengusutan kasus tersebut, penyidik telah meminta keterangan dari 14 orang saksi. Pemeriksaan tidak hanya diarahkan untuk mengungkap aksi pengeroyokan, tetapi juga dugaan perusakan fasilitas publik berupa kamera CCTV.
Menurut Iman, keterangan para saksi menjadi bagian penting untuk merangkai fakta hukum terkait dua peristiwa tersebut.
Para saksi memberikan informasi mengenai kejadian perusakan fasilitas publik serta fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya korban.
Sketsa Dua Terduga Pelaku
Polisi sebelumnya membeberkan ciri-ciri fisik dua pria yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Ciri tersebut diperoleh berdasarkan proses pembuatan sketsa wajah oleh ahli.
Terduga pelaku pertama diperkirakan merupakan laki-laki berusia sekitar 30–40 tahun. Dia memiliki bentuk wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, bola mata hitam, serta warna kulit cokelat.
Sementara terduga pelaku kedua juga diperkirakan berusia 30–40 tahun. Pria tersebut memiliki bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, serta memiliki kumis dan janggut. Bola matanya berwarna hitam dengan warna kulit cokelat.
Polda Metro Jaya masih melakukan pengejaran terhadap kedua terduga pelaku. Polisi juga terus mendalami keterangan para saksi guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Bambang Setiawan kehilangan nyawa.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau memiliki informasi mengenai kedua pria tersebut agar menyampaikannya kepada aparat kepolisian.***
