Hukum Kriminal

Fotografer Jadi Korban Begal Saat Menunggu Job Pemotretan di Gunungputri

BOGOR, BATAVIA NEWS – Seorang fotografer menjadi korban pembegalan saat menunggu pihak event organizer (EO) yang menawarkan pekerjaan pemotretan di kawasan Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban sebelumnya mendapatkan tawaran pekerjaan melalui media sosial untuk menjadi fotografer dalam sebuah acara.

Korban mengaku telah berkomunikasi dengan pihak yang disebut sebagai EO dan menyepakati pekerjaan serta tarif pemotretan. Karena membutuhkan kamera full frame, korban bahkan menyewa peralatan fotografi untuk menjalankan pekerjaan tersebut.

Sesuai kesepakatan, korban kemudian datang ke lokasi yang ditentukan untuk menunggu penjemputan. Ia disebut diminta datang lebih awal karena acara dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB.Saat menunggu, korban melihat sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melintas di sekitar lokasi. Motor tersebut disebut sempat bolak-balik hingga beberapa kali.

Pada putaran berikutnya, korban didatangi para pelaku. Salah seorang pelaku disebut mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Tas yang berisi peralatan kamera kemudian dipotong talinya. Pelaku selanjutnya membawa kabur sepeda motor milik korban beserta tas berisi kamera dan peralatan fotografi.

Kisah tersebut kemudian dibagikan korban melalui media sosial dan menjadi perhatian warganet.

Kapolsek Gunungputri AKP Hillal Adi Imawan membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Betul modus pemotretan, barang yang diambil 1 unit sepeda motor, 1 buah kamera berikut 1 buah lensa kamera,” ujar Hillal saat dikonfirmasi.

Berdasarkan informasi yang disampaikan korban di media sosial, dirinya datang ke lokasi setelah menerima tawaran pekerjaan dari seseorang yang dikenalnya melalui media sosial dan mengaku sebagai pihak EO.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, termasuk menelusuri identitas pelaku serta kronologi lengkap kejadian.***

Related posts

Adang Daradjatun Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape Bigmo

egi murad

Residivis Curanmor Empat Kali Masuk Penjara Kembali Beraksi, Polisi Buru Jaringan Penadah di Banten

egi murad

Bareskrim Bongkar Sindikat Judol Internasional, Perputaran Uang Tembus Rp890 Miliar

egi murad

Leave a Comment

Bahasa lain»