Kriminal

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Polisi Panggil Lagi Dokter RS Muhammadiyah Pekan Depan

JAKARTA, Batavia News – Polda Metro Jaya masih mendalami misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam proses penyelidikan, polisi kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring yang menjadi pihak medis pertama menangani Sutrimo setelah korban dibawa ke rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan terhadap dokter tersebut akan dilakukan pada pekan depan. Pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang setelah pemeriksaan sebelumnya tidak dapat dilakukan.

“Yang bersangkutan sebelumnya sudah dijadwalkan, tetapi akan dilakukan penjadwalan kembali,” ujar Budi kepada wartawan di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Budi, keterangan dokter diperlukan penyidik untuk memperjelas kondisi Sutrimo ketika pertama kali tiba di rumah sakit. Informasi medis tersebut nantinya akan dicocokkan dengan temuan lain dalam penyelidikan.

Salah satu hal yang turut menjadi perhatian polisi adalah informasi mengenai kondisi Sutrimo saat ditemukan, termasuk kabar mengenai mulut korban yang disebut mengeluarkan busa.

Polisi juga masih memeriksa sejumlah foto dan video mengenai kejadian tersebut yang beredar luas di media sosial. Penyidik tidak ingin langsung menyimpulkan kebenaran materi yang beredar sebelum memastikan keasliannya.

Budi sebelumnya menegaskan bahwa foto maupun video yang beredar harus terlebih dahulu diverifikasi. Penyidik akan mencocokkan berbagai informasi, termasuk rekaman CCTV, video ambulans hingga proses pengangkutan jenazah.

“Harus ditemukan persesuaian oleh teman-teman penyidik,” kata Budi, Jumat (31/7/2026).

Sutrimo diketahui ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7/2026). Ia kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, setibanya di rumah sakit, Sutrimo dinyatakan telah meninggal dunia.

Kematian Sutrimo kemudian menjadi perhatian setelah muncul informasi yang mengaitkan dirinya dengan keluarga mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Meski demikian, hingga kini polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas, latar belakang, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Sutrimo meninggal dunia.

Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan sejumlah informasi yang beredar di publik akan diverifikasi dengan temuan penyidik.***

Related posts

Polisi Bongkar Peredaran 62,5 Kg Ganja di Jakarta Barat, Dua Pria Ditangkap

egi murad

Santriwati Pelapor Dugaan Pelecehan di Jepara Dilaporkan Balik, Kuasa Hukum Soroti Perlindungan Korban

egi murad

Kejagung Hadirkan Yunus Husein dan Dua Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah

egi murad
Bahasa lain»