Megapolitan

Menikmati Jakarta dari Atas Bus, Sensasi Wisata Malam yang Bikin Ibu Kota Terasa Berbeda

JAKARTA, BATAVIA NEWS — Jakarta selama ini identik dengan kemacetan, gedung-gedung tinggi, aktivitas perkantoran, dan warga yang bergerak cepat mengejar rutinitas. Namun, suasana ibu kota bisa terasa berbeda ketika dinikmati dari atas bus tingkat dengan atap terbuka.

Pengalaman tersebut ditawarkan melalui Open Top Tour of Jakarta, layanan wisata dari Transjakarta yang mengajak masyarakat menjelajahi sejumlah sudut ibu kota dari lantai atas bus. Salah satu pilihan yang menarik adalah rute Jakarta Heritage, terutama bagi mereka yang ingin mengenal sisi sejarah Jakarta sambil menikmati suasana malam.

Perjalanan Dimulai dari Pos Bloc

Untuk rute Jakarta Heritage, perjalanan diawali dari Pos Bloc atau Gedung Filateli. Penumpang terlebih dahulu melakukan check-in di lounge Open Top Tour of Jakarta dengan menunjukkan tiket yang telah dibeli.

Setelah proses check-in, penumpang mendapatkan gelang sebagai tanda masuk. Gelang tersebut juga dilengkapi voucher yang dapat digunakan untuk membeli kopi di tenant sekitar Pos Bloc pada hari yang sama.

Area tunggu tersedia dengan tempat duduk sehingga penumpang tidak perlu berdiri sambil menunggu keberangkatan. Beberapa menit sebelum bus berangkat, penumpang mulai diarahkan menuju bus.

Pengalaman kemudian berlanjut ke lantai atas bus. Penumpang mendapatkan headphone untuk mendengarkan informasi dari pemandu selama perjalanan. Barang bawaan juga dapat dititipkan terlebih dahulu di lantai bawah.

Begitu berada di bagian terbuka, suasananya langsung terasa berbeda. Tidak ada kaca yang menghalangi pandangan. Angin malam menerpa, sementara gemerlap lampu Jakarta terlihat dari berbagai arah.

Menyusuri Jejak Sejarah Jakarta

Rute Jakarta Heritage membawa penumpang melewati sejumlah kawasan dan bangunan bersejarah.

Perjalanan antara lain melewati Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral hingga kawasan Istana Negara.

Sepanjang perjalanan, informasi mengenai tempat-tempat yang dilewati disampaikan melalui headphone. Penumpang tidak hanya melihat bangunan dari atas bus, tetapi juga mendapatkan cerita dan fakta menarik mengenai kawasan tersebut.

Meski menawarkan pengalaman wisata yang santai, penumpang tetap perlu memperhatikan kondisi sekitar. Bus dapat terasa berguncang ketika melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

Pada sejumlah titik, pemandu juga memberikan peringatan ketika terdapat kabel yang melintang di atas bus. Penumpang diminta memperhatikan arahan dan menjaga posisi agar tetap aman selama perjalanan.

Monas Jadi Salah Satu Titik untuk Berfoto

Setelah perjalanan berlangsung sekitar 40 menit, bus berhenti di kawasan Monas. Penumpang diberikan kesempatan untuk turun sejenak dan mengabadikan suasana.

Pemandu juga dapat membantu mengambil foto penumpang, termasuk mereka yang datang seorang diri.

Setelah sesi foto selesai, perjalanan kembali dilanjutkan hingga bus tiba di titik keberangkatan.

Bagi pencinta fotografi, bagian depan lantai atas bus menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk mendapatkan sudut pandang berbeda. Penumpang juga diperbolehkan berdiri di atas kursi untuk mendapatkan angle yang lebih tinggi dengan tetap mengikuti ketentuan keselamatan yang berlaku.

Tidak Hanya Jakarta Heritage

Open Top Tour of Jakarta memiliki beberapa pilihan rute lain dengan karakter berbeda.

Jakarta Skyline menawarkan panorama kawasan Sudirman dan MH Thamrin. Sementara Jakarta Seaside membawa penumpang menikmati sisi pesisir Jakarta, termasuk kawasan Pantai Indah Kapuk.

Ada pula Jakarta Batavia yang mengajak penumpang menyusuri jejak sejarah Batavia dari kawasan Sarinah menuju Kota Tua.

Pilihan waktu keberangkatan juga tersedia pada sejumlah sesi, mulai sore hingga malam. Waktu tersebut memungkinkan penumpang memilih pengalaman menikmati Jakarta ketika matahari mulai terbenam maupun saat lampu-lampu kota telah menyala.

Tiket Rp75 Ribu, Bisa Dibeli Melalui Aplikasi

Masyarakat yang ingin mencoba Open Top Tour of Jakarta dapat membeli tiket melalui aplikasi TJ: Transjakarta.

Harga tiket yang tercantum dalam informasi perjalanan tersebut sebesar Rp75 ribu per orang. Pembelian dapat dilakukan dengan memilih menu Ticket, kemudian masuk ke pilihan Open Top Tour.

Selanjutnya, calon penumpang memilih rute, tanggal dan jam keberangkatan, mengisi identitas berupa nama, email serta nomor telepon, lalu menyelesaikan pembayaran.

Tiket sebaiknya dipesan lebih awal karena kapasitas perjalanan terbatas dan sesi tertentu dapat diminati banyak penumpang.

Open Top Tour of Jakarta menawarkan cara berbeda untuk menikmati ibu kota. Jakarta yang biasanya hanya menjadi latar perjalanan menuju tempat kerja atau tujuan lainnya, kali ini justru menjadi objek wisata yang dinikmati dari atas bus.

Dengan angin malam, cahaya kota, cerita sejarah dan pemandangan jalanan Jakarta, perjalanan singkat tersebut bisa menjadi cara sederhana untuk melihat kembali ibu kota dari sudut pandang yang berbeda.***

Related posts

TNI-Polri dan Pemprov DKI Bersihkan Sungai Kalijodo Jelang HUT ke-81 RI

egi murad

Operasi Patuh Jaya 2026 Segera Digelar, Warga DKI Diimbau Tertib Berlalu Lintas dan Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

egi murad

Terowongan Utara MRT Jakarta Fase 2A Tembus Mangga Besar, Koneksi Bundaran HI-Kota Kini Tersambung

egi murad

Leave a Comment