Megapolitan

Terowongan Utara MRT Jakarta Fase 2A Tembus Mangga Besar, Koneksi Bundaran HI-Kota Kini Tersambung

Jakarta, Batavia News – PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat tonggak penting dalam pembangunan Fase 2A jalur utara-selatan setelah terowongan arah utara (northbound) yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota berhasil diselesaikan.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan momen breakthrough, saat mesin bor terowongan (Tunnel Boring Machine/TBM) 1 menembus titik akhir penggalian di sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Dengan capaian itu, terowongan bawah tanah sepanjang sekitar 5,8 kilometer kini telah menghubungkan lintasan MRT Jakarta Fase 1 dengan Fase 2A.

Dalam keterangannya, MRT Jakarta menjelaskan TBM 1 pada paket pekerjaan CP202 membangun terowongan dari Stasiun Harmoni menuju Stasiun Sawah Besar sepanjang sekitar 396 meter, kemudian melanjutkan jalur penghubung Sawah Besar hingga Mangga Besar sepanjang sekitar 800 meter.

Proses pembangunan dilakukan dengan tantangan teknis yang cukup tinggi. Mesin bor berdiameter sekitar enam meter itu harus melintas di bawah kanal yang berada di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk untuk menghubungkan kedua stasiun.

Pembangunan terowongan arah utara melibatkan tiga mesin bor yang dibagi dalam tiga paket pekerjaan. Paket CP201 mengerjakan jalur Bundaran HI Bank Jakarta menuju Harmoni, CP202 dari Harmoni ke Mangga Besar, sedangkan CP203 bertugas membangun lintasan dari Mangga Besar menuju Kota.

Pada lokasi breakthrough di Stasiun Mangga Besar, posisi terowongan berada di kedalaman sekitar 28 meter di bawah permukaan tanah. Kedalaman tersebut menjadikannya sebagai salah satu terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, bersama terowongan di kawasan Stasiun Sawah Besar.

Sementara itu, pembangunan terowongan arah selatan yang menghubungkan Kota menuju Bundaran HI masih terus berlangsung. MRT Jakarta menargetkan seluruh pekerjaan terowongan Fase 2A jalur utara-selatan rampung pada kuartal keempat 2026.

Hingga 25 Juni 2026, progres keseluruhan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A telah mencapai 61,8 persen. Segmen Bundaran HI-Monas ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027, sedangkan penyelesaian jalur hingga Stasiun Kota dijadwalkan rampung dan beroperasi pada akhir 2029.***

Related posts

Operasi Patuh Jaya 2026 Segera Digelar, Warga DKI Diimbau Tertib Berlalu Lintas dan Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

egi murad

Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi Masyarakat

egi murad

Ojol dan Mahasiswa Jadi Tamu Kehormatan di Upacara Hari Juang Polri Polres Bekasi Kota

egi murad