Megapolitan

Istri Ungkap Pesan Terakhir Petugas Damkar yang Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati

Jakarta, Batavia News – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Andriyono, petugas pemadam kebakaran yang gugur saat menjalankan tugas memadamkan api di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. Di balik pengabdiannya hingga akhir hayat, tersimpan kisah haru yang kini dikenang sang istri, Linda (43), tentang percakapan terakhir mereka sebelum Andriyono berangkat bertugas.

Linda menceritakan, pada pagi hari sebelum kejadian, suaminya sempat meminta dirinya untuk tidak pergi bekerja dan tetap berada di rumah bersama anak-anak mereka. Permintaan tersebut kala itu dianggap sebagai hal biasa sehingga tidak terlalu dipikirkan.

Meski mendapat larangan, Linda tetap memilih berangkat bekerja karena memikirkan kebutuhan keluarga. Ia mengaku tak pernah menyangka percakapan sederhana itu menjadi momen terakhir bersama suami dalam keadaan sehat.

Beberapa jam kemudian, suasana berubah menjadi kepanikan ketika putra sulungnya menghubungi dan memberitahukan bahwa sang ayah sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Harapan Bunda. Mendengar kabar tersebut, Linda segera bersiap menuju rumah sakit.

Di tengah perjalanan, seorang rekan Andriyono bahkan melakukan panggilan video dan memintanya segera datang ke rumah sakit. Namun, tidak ada seorang pun yang menyampaikan bahwa suaminya telah meninggal dunia, diduga agar Linda tidak panik mengingat posisinya masih berada cukup jauh.

Sesampainya di rumah sakit, kenyataan pahit harus diterimanya. Linda mendapati sang suami telah terbujur kaku dan diselimuti kain kafan.

Lebih menyayat hati, Linda mengungkapkan bahwa sekitar dua bulan terakhir Andriyono beberapa kali menyampaikan pesan yang saat itu dianggap sebagai gurauan. Ia meminta istrinya agar tidak menikah lagi jika suatu hari dirinya meninggal lebih dahulu, sekaligus berpesan agar anak-anak mereka dijaga dengan baik.

Kini, kepergian Andriyono meninggalkan duka mendalam bagi Linda dan ketiga anak mereka. Meski terpukul, ia berusaha tetap tegar demi menjadi sandaran bagi anak-anak yang kehilangan sosok ayah.

Di sela kesedihannya, Linda mengenang berbagai momen sederhana yang selama ini mengisi kehidupan rumah tangga mereka. Mulai dari perdebatan kecil soal hobi bermain catur hingga cerita-cerita lucu suaminya saat bertugas sebagai anggota Damkar.

Menurut Linda, Andriyono kerap berbagi pengalaman unik usai menjalankan tugas, seperti mengevakuasi kucing yang terjebak hingga membantu warga mengambil telepon genggam yang tercebur ke dalam saluran air. Cerita-cerita tersebut selalu disampaikan dengan penuh semangat karena ia bangga menjadi bagian dari petugas pemadam kebakaran yang kerap membantu masyarakat dalam berbagai situasi.

Sebagaimana diketahui, Andriyono merupakan salah satu personel Damkar yang diterjunkan untuk memadamkan kebakaran di TPS liar kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu (1/8/2026). Saat proses pemadaman berlangsung, ia tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kepergian Andriyono menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan para petugas pemadam kebakaran yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan demi melindungi masyarakat dari berbagai musibah.***

Related posts

Transjakarta Buka Rute Khusus HBKB Senayan-Ancol, Tarif Hari Ini Cuma Rp1

egi murad

Akademisi UI Dukung Transjakarta Laut, Pemprov DKI Diminta Libatkan Pemilik Kapal Tradisional

egi murad

Abang None Jakarta 2026 Diminta Tak Sekadar Sandang Gelar, tetapi Ikut Jaga Identitas Ibu Kota

egi murad
Bahasa lain»