Hukum Kriminal

Turis Asal India Kehilangan Rp23,3 Juta di Kuta, Mengaku Sempat Diminta Cium Zat Beraroma

Badung, Batavia News – Seorang wisatawan perempuan asal India berinisial SOM (45) melaporkan dugaan tindak pencurian yang dialaminya di kawasan Jalan Sunset Road, Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Dalam kejadian tersebut, korban mengaku kehilangan uang tunai dengan total nilai mencapai Rp23,31 juta setelah sebelumnya diminta mencium zat beraroma oleh orang yang tidak dikenalnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Sabtu (4/7/2026), membenarkan adanya laporan tersebut. Berdasarkan keterangan korban, uang yang hilang terdiri dari 100 dolar Amerika Serikat, 9 juta dong Vietnam, 60 ribu rupee India, serta uang tunai Rp6 juta.

“Total kerugian yang dilaporkan korban sebesar Rp23.310.000,” ujar Adi.

Peristiwa itu bermula pada Senin (29/6/2026) malam ketika SOM bersama anaknya keluar dari hotel untuk mencari makan. Saat berada di area belakang hotel sambil mencari taksi, mereka dihampiri seorang pria, seorang perempuan, dan dua anak yang tidak dikenal.

Dalam perbincangan tersebut, para pelaku menanyakan asal negara korban. Tak lama kemudian, korban mengaku diminta mencium suatu zat yang disebut memiliki aroma harum. Setelah itu, SOM dan anaknya mengaku merasakan pusing dan kondisi tubuh menjadi tidak nyaman.

Korban selanjutnya dibawa masuk ke dalam sebuah mobil oleh pria yang tidak dikenalnya. Sementara anak korban diarahkan untuk menunjukkan lokasi hotel tempat mereka menginap dengan alasan hendak mengambil uang.

Setelah kembali ke hotel karena kondisi tubuhnya memburuk, SOM memeriksa kamar dan mendapati uang tunai yang disimpan di dalam laci telah hilang. Menyadari menjadi korban dugaan pencurian, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Denpasar.

Menindaklanjuti laporan itu, kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.

“Saat ini Unit Jatanras Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut,” kata Adi.

Polisi mengimbau wisatawan maupun masyarakat agar tetap waspada terhadap orang yang tidak dikenal, terutama apabila menawarkan makanan, minuman, atau benda lain yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun keamanan barang berharga.***

Related posts

Bareskrim Polri Bongkar Mafia LPG Subsidi di Klaten, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

egi murad

KontraS: Penyiraman Andrie Yunus Diduga Operasi Intelijen Sistematis, Libatkan 16 Orang

egi murad

Mobil Diduga Bandar Narkoba Tabrak Kendaraan Polisi Saat Penghadangan, Kapolsek Baradatu Terpental

egi murad