Lampung Selatan, Batavia News – Peristiwa memilukan terjadi di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Sepasang suami istri (pasutri) lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi berpelukan setelah rumah yang mereka tempati dilalap si jago merah pada Minggu (12/7/2026) malam.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
Korban diketahui bernama Warjan (86) dan Apong Mulyati (79). Keduanya diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah mereka.
“Menerima laporan dari warga, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian,” ujar Rully, Senin (13/7/2026).
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat proses pendinginan dilakukan, petugas menemukan kedua korban telah meninggal dunia di dalam rumah. Kondisi keduanya yang ditemukan saling berpelukan menjadi pemandangan yang mengundang duka mendalam.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk yang kemudian memicu munculnya api hingga membesar dan membakar seluruh bangunan.
Rully menjelaskan, letak rumah korban yang berada cukup jauh dari permukiman warga menyebabkan kebakaran terlambat diketahui.Saat warga menyadari kejadian tersebut, sekitar separuh bangunan telah dilalap api sehingga upaya penyelamatan terhadap kedua lansia itu tidak dapat dilakukan.
Usai dievakuasi, jenazah kedua korban dibawa ke rumah anak mereka yang berada sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. Dugaan sementara masih mengarah pada sumber api yang berasal dari obat nyamuk berdasarkan keterangan awal di lapangan.***
