Jakarta, Batavia News – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengajak Singapura untuk memperluas investasi di sejumlah proyek strategis Ibu Kota, termasuk pengembangan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4 serta kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD).
Ajakan tersebut disampaikan Pramono saat bertemu Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kerja sama ekonomi dan menarik investasi asing guna mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan bahwa Jakarta menawarkan potensi pasar yang besar dan menjanjikan bagi para investor. Menurutnya, investasi yang masuk ke Jakarta tidak hanya memberikan manfaat bagi Indonesia, tetapi juga dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan ASEAN, termasuk Singapura sebagai mitra strategis.
Selain proyek MRT dan TOD, Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang kerja sama dalam berbagai program pembangunan perkotaan yang berorientasi pada modernisasi infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik.
Pramono memastikan pemerintah daerah akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui regulasi yang jelas, proses perizinan yang efisien, serta kebijakan yang konsisten. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan dunia usaha dalam menanamkan modalnya di Jakarta.
Menurutnya, hubungan baik yang telah terjalin dengan PM Lawrence Wong menjadi modal positif dalam memperkuat kolaborasi antara Jakarta dan Singapura. Keduanya diketahui pernah sama-sama berada dalam lingkup pemerintahan nasional, dengan Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, sementara Lawrence Wong mengemban sejumlah posisi penting di Pemerintah Singapura.
Pramono menambahkan, pengalaman panjangnya di pemerintahan pusat maupun daerah memungkinkan dirinya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi di tingkat daerah. Hal tersebut dinilai dapat memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi investor yang ingin mengembangkan usahanya di Jakarta.
Melalui pertemuan tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap hubungan ekonomi antara Jakarta dan Singapura semakin erat serta mampu mendorong masuknya investasi baru untuk mendukung pembangunan transportasi massal dan kawasan perkotaan berkelanjutan di Ibu Kota.***
