JAKARTA, Batavia News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Transjakarta meresmikan penamaan Halte Setiabudi Integritas pada Minggu (21/6). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas kampanye nilai-nilai integritas kepada masyarakat melalui ruang publik yang setiap hari digunakan warga.
Peresmian halte tersebut dilakukan bertepatan dengan peluncuran kawasan Jalan HR Rasuna Said sebagai salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta. Sejumlah pejabat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, serta jajaran KPK dan PT Transjakarta.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa penamaan Halte Setiabudi Integritas bukan sekadar pergantian nama fasilitas transportasi, melainkan sarana untuk menanamkan pesan moral kepada masyarakat.
Menurutnya, sebuah nama memiliki makna dan kekuatan untuk membangun kesadaran kolektif. Dengan adanya kata “Integritas” pada halte tersebut, masyarakat diharapkan terus mengingat pentingnya menjaga nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Setyo mengungkapkan gagasan tersebut lahir dari pengalamannya menggunakan berbagai moda transportasi umum, mulai dari KRL, MRT, LRT hingga Transjakarta. Ide itu kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi antara KPK dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendapat respons positif dari Gubernur Pramono Anung.
Sementara itu, Gubernur Pramono Anung menjelaskan pembangunan halte tidak menggunakan dana APBN maupun APBD, melainkan berasal dari pendapatan sektor periklanan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya inovasi pembiayaan pembangunan yang tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.
Pramono juga menyebut peresmian Halte Setiabudi Integritas menjadi bagian dari tiga agenda penting Jakarta pada hari yang sama, yakni penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said, gerakan pilah sampah di kawasan Monas, serta peletakan batu pertama pembangunan pedestrian deck di Dukuh Atas.
Proyek pedestrian deck tersebut nantinya akan menghubungkan lima moda transportasi dan ditargetkan rampung pada tahun depan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap proyek tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik.
Dalam kesempatan yang sama, komedian sekaligus tokoh publik Cak Lontong turut menyambut baik penamaan Halte Setiabudi Integritas. Ia menilai nama tersebut membawa pesan dan harapan agar masyarakat terus mengedepankan integritas dalam berbagai aspek kehidupan.
“Integritas bukan hanya sekadar nama yang terpampang di halte, tetapi harus menjadi komitmen bersama yang terus dijaga dan diwujudkan,” ujarnya.
Peresmian Halte Setiabudi Integritas diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa nilai antikorupsi dan integritas dapat ditanamkan melalui berbagai cara, termasuk melalui fasilitas publik yang dekat dengan aktivitas sehari-hari warga Jakarta.***
