Ekonomi

Usia 70 Tahun, Asuransi Astra Perkuat Bisnis Komersial dan Kesehatan di Tengah Perlambatan Otomotif

JAKARTA, Batavia News – Memasuki usia tujuh dekade, Asuransi Astra terus memperkuat strategi diversifikasi bisnis sebagai langkah menjaga pertumbuhan perusahaan di tengah perlambatan industri kendaraan bermotor yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Selama ini, produk asuransi kendaraan bermotor Garda Oto masih menjadi salah satu pilar utama perusahaan. Namun, Asuransi Astra juga semakin agresif mengembangkan lini bisnis asuransi komersial dan kesehatan guna memperluas sumber pendapatan sekaligus menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Presiden Direktur Asuransi Astra, Maximiliaan, mengatakan diversifikasi usaha menjadi kunci penting bagi perusahaan untuk tetap kompetitif dan mampu bertahan menghadapi perubahan kondisi industri.

Menurutnya, strategi tersebut telah membantu perusahaan menjaga relevansi bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di berbagai sektor.

“Diversifikasi yang kami jalankan selama ini menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan dalam jangka panjang,” ujar Maximiliaan dalam media conference Tujuh Dekade Asuransi Astra di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Saat ini, kontribusi premi dari asuransi kendaraan bermotor tercatat sekitar 35 persen dari total portofolio perusahaan. Sementara itu, lini asuransi komersial menjadi penyumbang terbesar dengan porsi sekitar 40 hingga 42 persen. Segmen ini mencakup perlindungan aset dan properti, alat berat, hingga sektor logistik.

Di sisi lain, asuransi kesehatan juga menunjukkan peran yang semakin signifikan dengan kontribusi sekitar 20 hingga 22 persen terhadap total premi perusahaan.

Maximiliaan menilai potensi pertumbuhan pada ketiga lini bisnis tersebut masih terbuka lebar. Karena itu, perusahaan memilih fokus pada strategi pertumbuhan organik dibandingkan melakukan ekspansi melalui langkah non-organik.

“Kami melihat peluang di seluruh lini bisnis utama masih sangat besar, sehingga fokus kami saat ini adalah memperkuat pertumbuhan secara organik,” katanya.

Strategi diversifikasi tersebut turut tercermin dalam kinerja keuangan perusahaan. Sepanjang 2025, Asuransi Astra mencatatkan pendapatan asuransi (insurance revenue) sebesar Rp8,88 triliun, menunjukkan ketahanan bisnis di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika industri.

Perayaan 70 tahun Asuransi Astra juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan selama tujuh dekade.

Maximiliaan menegaskan bahwa perusahaan akan terus menghadirkan perlindungan yang relevan dan inovatif bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Indonesia.

“Perayaan tujuh dekade ini bukan hanya menjadi penanda perjalanan perusahaan, tetapi juga komitmen kami untuk terus memberikan rasa tenang dan perlindungan yang dapat diandalkan bagi masyarakat Indonesia di masa kini dan masa mendatang,” tuturnya.

Memasuki usia ke-70 tahun, Asuransi Astra menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat portofolio bisnis, serta menghadirkan berbagai solusi perlindungan yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan di berbagai sektor.***YN

Related posts

FSP ASPEK Indonesia Kecam Dugaan Penghambatan Pesangon Pekerja Media Korban PHK

egi murad

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Masih Sesuai Skenario Pemerintah

egi murad

Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM 0,5 Persen, CV dan PT Tak Lagi Dapat Fasilitas Pajak

egi murad

Leave a Comment