Peristiwa

Dokter Internship Ditemukan Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Jakarta, Batavia News – Seorang dokter program internship berinisial dr. SZM ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 18 sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (26/7). Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan motif maupun penyebab korban terjatuh. Sejumlah kemungkinan masih didalami melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui tinggal bersama ibunya di unit apartemen tersebut. Sebelum peristiwa terjadi, sang ibu sempat mengajak korban keluar menuju pusat perbelanjaan. Namun ajakan itu ditolak dan korban memilih tetap berada di apartemen.

Setelah ibunya meninggalkan apartemen, korban disebut mengunci pintu unit dari dalam. Beberapa saat kemudian, korban diduga terjatuh dari jendela lantai 18. Informasi awal menyebut korban sempat tersangkut di bagian balkon sebelum akhirnya jatuh ke bawah.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kompol Mansur menegaskan hingga saat ini belum ditemukan bukti yang mengarah pada dugaan motif tertentu, termasuk isu yang mengaitkan kejadian tersebut dengan tekanan pekerjaan maupun faktor lainnya.

Menurutnya, penyidik juga belum dapat meminta keterangan secara mendalam kepada pihak keluarga karena masih dalam suasana duka.

Selain itu, polisi berencana melakukan pemeriksaan di dalam unit apartemen korban. Namun proses tersebut belum dapat dilaksanakan karena pintu apartemen terkunci dari dalam dan pembukaan secara paksa masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga,

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa serta memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Aparat mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari proses penyidikan.

Related posts

TPA Cipayung Depok Dilalap Api, Petugas Damkar Berjibaku Lakukan Pemadaman

egi murad

Operasi SAR Rombongan Jurnalis KM Arupadhatu I Dihentikan Setelah 10 Hari Pencarian

egi murad

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Laut Hingga 2 Meter di Perairan Selatan Bali, Aktivitas Laut Diminta Lebih Waspada

egi murad
Bahasa lain»