Peristiwa

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Laut Hingga 2 Meter di Perairan Selatan Bali, Aktivitas Laut Diminta Lebih Waspada

Denpasar, Batavia News – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang laut yang dapat mencapai sekitar dua meter di sejumlah perairan selatan Bali. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh angin yang bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga berpotensi memengaruhi keselamatan aktivitas pelayaran maupun wisata bahari.

Peringatan ini ditujukan kepada seluruh pengguna jasa transportasi laut, nelayan tradisional, operator wisata bahari, hingga wisatawan yang berencana melakukan aktivitas di kawasan pantai dan perairan selatan Pulau Dewata. BMKG mengimbau agar setiap pihak selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar maupun melakukan kegiatan di laut.

Perairan selatan Bali dikenal memiliki karakter ombak yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah perairan lainnya. Saat kecepatan angin meningkat, tinggi gelombang juga berpotensi mengalami kenaikan sehingga dapat membahayakan kapal nelayan berukuran kecil, perahu wisata, maupun aktivitas olahraga air seperti selancar, snorkeling, dan diving.

BMKG menjelaskan bahwa pola angin timur hingga tenggara merupakan fenomena yang umum terjadi pada periode musim kemarau. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak menganggap remeh perubahan kondisi cuaca karena kecepatan angin yang meningkat dapat memicu gelombang lebih tinggi dalam waktu singkat.

Selain nelayan, pengelola jasa penyeberangan dan operator wisata bahari diminta memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara maksimal. Penggunaan jaket pelampung, pemeriksaan kondisi kapal, serta pemantauan informasi cuaca terbaru menjadi langkah penting guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut.

Bagi wisatawan yang sedang berlibur di Bali, khususnya di kawasan pantai selatan seperti Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, Uluwatu hingga wilayah Nusa Penida, disarankan untuk mematuhi arahan petugas pantai dan tidak memaksakan diri berenang atau beraktivitas di laut apabila kondisi ombak dinilai berbahaya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperoleh informasi cuaca dari kanal resmi sebelum melakukan perjalanan. Pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini terus dilakukan secara berkala sebagai upaya memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Dengan meningkatnya aktivitas wisata selama musim liburan, kewaspadaan terhadap kondisi cuaca menjadi hal yang sangat penting. Kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha pariwisata, nelayan, dan instansi terkait diharapkan mampu menciptakan aktivitas laut yang aman sekaligus mengurangi potensi terjadinya kecelakaan akibat cuaca ekstrem.***

Related posts

Jalan Raya Lenteng Agung Amblas, Aparat Lakukan Pengamanan dan Warga Keluhkan Kemacetan

egi murad

Truk SDA Terperosok Saat Tangani Jalan Amblas di Lenteng Agung

egi murad

Balita Tewas Usai Terjebak 4 Jam di Lubang Proyek Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

egi murad

Leave a Comment