Pendidikan

KH Marsudi Syuhud di Ponpes Binaul Ummah Depok: Manusia Istimewa Adalah Mereka yang Bermanfaat bagi Banyak Orang

DEPOK, BATAVIANEWS.co.id — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. KH Marsudi Syuhud, menegaskan bahwa kemuliaan seseorang tidak semata-mata diukur dari jabatan maupun pencapaian pribadi, melainkan dari sejauh mana dirinya mampu mengurus dan memberikan manfaat bagi orang banyak.

Pesan tersebut disampaikan KH Marsudi Syuhud saat menghadiri Majelis Zikir bulanan di Pondok Pesantren Tahfidz Binaul Ummah, Kota Depok, Sabtu (3/10/2026).

Dalam tausiyahnya, KH Marsudi memberikan apresiasi terhadap perjalanan Ponpes Binaul Ummah yang telah memasuki satu dekade dalam membina generasi muda, khususnya dalam pendidikan dan penghafalan Al-Qur’an.

Menurutnya, komitmen lembaga pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak mulia.

“Orang hebat itu adalah manusia yang mengurus dan bermanfaat bagi orang banyak. Itulah manusia istimewa,” ungkap KH Marsudi di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan, pesantren merupakan wadah strategis untuk mengembangkan dua aspek penting dalam kehidupan manusia, yakni kehebatan dan kebaikan.

Kehebatan dapat diwujudkan melalui prestasi, kecerdasan, serta kemampuan santri meraih berbagai pencapaian. Sementara kebaikan dibangun melalui pembentukan karakter, akhlakul karimah, dan kepedulian terhadap sesama.

KH Marsudi juga mengajak jamaah meneladani perjalanan hidup Rasulullah SAW sebagai contoh pribadi yang memiliki integritas, kepercayaan, dan kemampuan membangun kemandirian sejak usia muda.

Ia menuturkan, Rasulullah SAW telah memperoleh kepercayaan dalam aktivitas perdagangan sejak usia muda, hingga kemudian mencapai keberhasilan dalam kehidupan dan mampu memberikan mahar kepada Khadijah.

“Kita belajar dari Rasulullah SAW tentang bagaimana menjadi manusia hebat. Saya hanya mencontohkan bagaimana Rasulullah sejak umur 12 tahun sudah menjadi orang hebat, sudah dipercaya dan diberi modal untuk berdagang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan harus mampu melahirkan manusia yang tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga mempunyai tanggung jawab sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Majelis Zikir bulanan tersebut turut dihadiri purnawirawan perwira tinggi Polri, Irjen Pol (Purn) Drs. Baharuddin Ja’far.

Dalam kesempatan itu, KH Marsudi berharap Ponpes Binaul Ummah terus memperluas kiprah pendidikan dan kegiatan sosial keagamaan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Ia juga menyoroti lokasi pesantren yang strategis di tengah Kota Depok. Menurutnya, pengembangan lembaga pendidikan formal seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat peran pesantren.

Dengan demikian, Ponpes Binaul Ummah diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan tahfidz Al-Qur’an, tetapi juga berkembang sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berprestasi, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.***(AF)

Related posts

Demi Masa Depan Pendidikan Tanimbar, Beranikah Bupati Hadir di Kuliah Umum Blok Masela?

egi murad

Abu Bakar Ba’asyir Hadiri Milad Seabad Gontor, Beri Pesan Penguatan Pendidikan Pesantren

egi murad

Di Balik Semarak Kemerdekaan, 129 Siswa Sukabumi Belajar di Bawah Ancaman Atap Ambruk

egi murad
Bahasa lain»