JAKARTA, BATAVIANEWS.CO.ID — Perempuan Sayang Indonesia (PEMSI) memperkuat komitmennya dalam mendorong perempuan Indonesia agar semakin kreatif, produktif, mandiri, dan memiliki daya saing. Organisasi tersebut menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting dalam mendorong ketahanan keluarga sekaligus pembangunan nasional.
PEMSI hadir sebagai ruang bagi perempuan untuk mengembangkan potensi, menyalurkan kreativitas, serta membangun kemampuan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Berlandaskan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Indonesia, PEMSI menyatakan ingin menjadi mitra bagi perempuan di berbagai daerah, dari Sabang hingga Merauke.
Dalam menjalankan agenda pemberdayaan tersebut, PEMSI juga menyatakan dukungannya terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, perlindungan anak, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.
PEMSI memandang peningkatan kapasitas perempuan memiliki kaitan erat dengan penguatan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.
“Perempuan adalah tiang negara. Jika perempuannya kreatif, produktif, dan sejahtera, maka Indonesia akan melangkah lebih cepat menuju Indonesia Emas,” menjadi semangat yang diusung PEMSI.
Perkuat Pendampingan Hukum
Tidak hanya bergerak dalam bidang kreativitas, PEMSI juga memberikan perhatian terhadap persoalan sosial dan perlindungan perempuan.
Organisasi ini memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang diarahkan untuk memberikan pendampingan dan advokasi bagi anggota maupun perempuan yang membutuhkan bantuan hukum.
Pendampingan tersebut mencakup sejumlah persoalan, antara lain perlindungan perempuan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga persoalan yang berkaitan dengan hak-hak usaha.
Keberadaan LBH menjadi salah satu upaya PEMSI agar pemberdayaan perempuan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan akses terhadap pendampingan ketika perempuan menghadapi persoalan hukum.
Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas
Di bidang ekonomi, PEMSI turut memberikan perhatian terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama usaha yang dijalankan perempuan.
Pendampingan dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari penguatan branding, pemasaran digital, pengelolaan keuangan, hingga membuka akses permodalan dan pemasaran.
PEMSI ingin mendorong produk yang dihasilkan pelaku UMKM perempuan memiliki kemampuan bersaing lebih luas, baik di pasar nasional maupun global.
Sejumlah program kreatif juga telah dijalankan sebagai bagian dari upaya membuka ruang bagi perempuan untuk menunjukkan kemampuan dan menghasilkan karya.
Salah satunya kontes fotografi yang memberikan kesempatan kepada fotografer perempuan dan generasi muda untuk menampilkan karya visual mereka.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan visual, storytelling, serta keberanian menyampaikan gagasan melalui karya fotografi.
PEMSI juga menggelar kontes menyanyi secara online. Program berbasis digital ini membuka kesempatan bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk menunjukkan bakat tanpa harus terkendala jarak.
Antusiasme masyarakat terhadap kedua program tersebut menjadi bagian dari pengalaman PEMSI dalam mengembangkan ruang kreativitas yang terbuka dan inklusif.
Ke depan, PEMSI berencana memperluas program pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan, workshop kewirausahaan, literasi digital, hingga festival karya perempuan.
Berbagai program tersebut diarahkan untuk membuka semakin banyak kesempatan bagi perempuan Indonesia agar dapat mengembangkan kemampuan, membangun kemandirian ekonomi, serta mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.
PEMSI menilai perempuan yang memperoleh ruang, dukungan, dan kesempatan untuk berkembang tidak hanya dapat meningkatkan kualitas kehidupan dirinya dan keluarga, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat dan Indonesia.
Tentang PEMSI
Perempuan Sayang Indonesia (PEMSI) merupakan organisasi pemberdayaan perempuan yang berfokus pada pengembangan kreativitas, produktivitas, advokasi hukum, serta penguatan UMKM perempuan di Indonesia.***(CN)
