Nasional

Terbongkar! 222 Ribu Benih Lobster Senilai Rp33,3 Miliar Diselundupkan Lewat Merak, Sopir Mengaku Bawa Gurame

CILEGON, BATAVIA NEWS — Upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) kembali digagalkan aparat kepolisian di kawasan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Sebanyak 222 ribu ekor BBL berhasil diamankan dengan nilai diperkirakan mencapai Rp33,3 miliar.

Pengungkapan tersebut dilakukan jajaran Polres Cilegon pada Minggu (16/8/2026). Benih lobster itu diketahui berasal dari wilayah Binuangeun, Kabupaten Lebak, dan diduga akan dibawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pengungkapan bermula dari informasi mengenai adanya upaya pengiriman ilegal BBL.

“Polres Cilegon berhasil menggagalkan penyelundupan benih bening lobster 222 ribu ekor senilai Rp33,3 miliar. Pengungkapan pada Minggu, 16 Agustus 2026, TKP di Pelabuhan Merak,” kata Maruli, Selasa (18/8/2026).

Dalam aksinya, BBL tersebut dibawa menggunakan truk boks. Polisi turut mengamankan pengemudi kendaraan untuk menjalani pemeriksaan.

Namun, hasil penyelidikan sementara menunjukkan pengemudi diduga hanya berperan sebagai kurir. Polisi juga belum menemukan bukti yang menunjukkan adanya kesengajaan dari pengemudi untuk terlibat dalam penyelundupan tersebut.

Kapolres Cilegon AKBP Bobby Danuardi menjelaskan penyidik telah melakukan pemeriksaan secara intensif, termasuk mengecek telepon seluler milik pengemudi.

“Dari handphone-nya tidak ada chat dengan siapa pun. Jadi memang dia hanya sopir,” ujar Bobby.

Menurut keterangan pengemudi, dirinya mendapat perintah mengambil barang di kawasan Cibubur, Jakarta, untuk kemudian mengantarkannya ke Bakauheni, Lampung.

Barang tersebut telah dimasukkan ke dalam kendaraan dan dikemas menggunakan styrofoam. Pengemudi mengaku tidak mengetahui isi sebenarnya dari muatan tersebut.

Bahkan, kepada pengemudi disebutkan bahwa barang yang dibawa merupakan ikan gurami.

“Dia bilang pada saat mengambil di lokasi di Cibubur ada yang mengangkut ke mobil truk ini, sudah styrofoam dibungkus. Jadi memang si sopirnya nggak tahu ini apa. Dibilang sama yang mengangkut, nanti kalau ada petugas yang nanya bilang nanti gurami,” jelas Bobby.

Polisi kini masih memburu pihak yang diduga berada di balik pengiriman ilegal tersebut. Terduga pelaku utama telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Aparat masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan serta pihak yang memerintahkan pengiriman ratusan ribu benih lobster tersebut.***

Related posts

Bareskrim Bongkar Modus Haji Ilegal, 8 Calon Jemaah Gagal Terbang

egi murad

Menko Polkam Pastikan Indonesia Tetap Aman, Masyarakat Diminta Tak Percaya Hoaks di Media Sosial

egi murad

Kejagung Periksa 16 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG di BGN

egi murad

Leave a Comment