Megapolitan

GPPMI DKI Jakarta Serukan Deklarasi Damai, Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kondusivitas Jakarta

JAKARTA, BATAVIA NEWS — Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) DKI Jakarta menyerukan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedamaian di Ibu Kota. Seruan tersebut disampaikan melalui Deklarasi Damai bertajuk “Jaga Jakarta” pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Mengusung tema “Bersatu dalam Perbedaan, Bergerak dalam Kedamaian”, deklarasi tersebut menjadi ajakan kepada pemuda dan seluruh lapisan masyarakat agar mengedepankan persatuan serta ikut menciptakan suasana Jakarta yang aman dan kondusif.

Koordinator Daerah GPPMI DKI Jakarta, Anggiat Andreas Purwanto, mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan mencegah munculnya tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

“Jakarta adalah rumah kita bersama. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan jangan sampai menjadi alasan munculnya provokasi, kekerasan, maupun tindakan anarkis. Aspirasi harus disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Anggiat.

Dalam deklarasi tersebut, GPPMI DKI Jakarta menyatakan sejumlah komitmen, di antaranya menjaga perdamaian dan ketertiban Jakarta, menolak provokasi serta kekerasan, menghormati perbedaan pendapat, dan mengutamakan dialog serta musyawarah dalam menyampaikan aspirasi.

GPPMI juga menyerukan agar masyarakat turut menjaga fasilitas umum, menghormati hak warga lainnya, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Anggiat menilai derasnya arus informasi di media sosial harus diimbangi dengan sikap kritis masyarakat. Informasi yang belum terverifikasi, menurutnya, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman bahkan memicu konflik apabila disebarluaskan tanpa kehati-hatian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai informasi yang tidak benar menjadi pemicu konflik. Mari kita jaga Jakarta dengan sikap dewasa, saling menghormati, dan mengedepankan dialog,” katanya.

GPPMI DKI Jakarta menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban Ibu Kota bukan semata-mata tugas aparat keamanan. Tanggung jawab tersebut juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.

Pemuda, kata Anggiat, diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dengan memperkuat semangat persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

GPPMI DKI Jakarta juga mengajak seluruh elemen masyarakat memastikan penyampaian aspirasi dilakukan secara damai dengan tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan warga lainnya.

Deklarasi tersebut ditutup dengan seruan:

“JAGA JAKARTA, JAGA PERSATUAN. DAMAI AKSI KITA, AMAN KOTA KITA.

”GPPMI DKI JAKARTAGerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia

Anggiat Andreas PurwantoKoordinator Daerah DKI Jakarta***

Related posts

Kado HUT ke-499 Jakarta, Pemprov Gratiskan Transportasi Publik dan Sejumlah Destinasi Wisata

egi murad

Akademisi UI Dukung Transjakarta Laut, Pemprov DKI Diminta Libatkan Pemilik Kapal Tradisional

egi murad

224 Lapak di Setu Babakan Ditata, Pedagang Ditawarkan Relokasi ke Pasar Minggu dan Lenteng Agung

egi murad
Bahasa lain»