Jabodetabek

Dua Pekerja Drainase Tertimpa Beton di Jatinegara, Evakuasi Berlangsung Hampir 3 Jam

JAKARTA, Batavia News — Kecelakaan kerja terjadi di proyek drainase kawasan Jalan Pandjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026). Dua pekerja tertimpa material beton saat sedang melakukan pekerjaan di lokasi.

Kedua korban diketahui berinisial UD (25) dan SYF (40). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika keduanya tengah mengerjakan proyek drainase.

Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan beton pada bagian drainase tiba-tiba roboh dan menimpa kedua pekerja.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat para korban sedang melakukan pekerjaan drainase. Tiba-tiba beton drainase roboh dan menimpa kedua pekerja,” ujar Abdul Wahid.

Rekan kerja yang mengetahui kejadian tersebut langsung meminta bantuan. Laporan awal diterima oleh ambulans Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D).

Namun, proses evakuasi tidak mudah. Kondisi korban yang tertimpa material beton membuat petugas PK3D meminta bantuan kepada Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

Evakuasi Berlangsung Dramatis

Sebanyak 25 personel Gulkarmat Jakarta Timur dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.

Evakuasi berlangsung cukup sulit lantaran sebagian tubuh korban berada di bawah material beton dan terendam air keruh. Kondisi tersebut membuat jarak pandang petugas terbatas.

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Parlin Nainggolan, mengatakan petugas harus bekerja secara hati-hati agar proses penyelamatan tidak menimbulkan risiko tambahan bagi korban.

“Cukup sulit karena bagian tubuh korban berada di dalam air. Airnya keruh dan korban juga tertimbun beton,” kata Parlin.

Petugas kemudian menggunakan mesin pompa untuk mengurangi debit air di sekitar lokasi. Setelah kondisi lebih memungkinkan, material beton yang menimpa korban diangkat secara bertahap.

Dalam proses tersebut, petugas juga menggunakan alat berat untuk membantu evakuasi.

Tim mulai melakukan penanganan sekitar pukul 14.56 WIB. Setelah bekerja hampir tiga jam, proses evakuasi kedua korban akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 17.39 WIB.

Kedua Korban Berhasil Diselamatkan

Selama proses evakuasi, kedua korban tetap mendapatkan penanganan medis. Petugas memberikan infus dan oksigen sebelum keduanya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kedua pekerja dilaporkan mengalami luka pada bagian kepala. Setelah berhasil dikeluarkan dari lokasi kejadian, keduanya langsung dibawa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Berhasil dievakuasi berkat kolaborasi antara Tim Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dan Ambulans PK3D. Kedua korban selamat dan langsung dapat penanganan medis,” ujar petugas.

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di lokasi pekerjaan, terutama pada area yang memiliki potensi bahaya seperti proyek drainase dan konstruksi.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan Jakarta Siaga 112 agar petugas dapat memberikan penanganan secara cepat dan tepat.***

Related posts

ASN Depok Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja, Pemkot Tegaskan Disiplin Pelayanan Publik

egi murad

Marwah Penegakan Hukum Dipertaruhkan, Bangunan Tanpa Izin Tetap Berjalan Meski Disegel

egi murad

Bukan Sekadar Ganteng-Cantik, Abang None Jakarta 2026 Dituntut Paham Budaya Jelang 500 Tahun Jakarta

egi murad