Jabodetabek

Bukan Sekadar Ganteng-Cantik, Abang None Jakarta 2026 Dituntut Paham Budaya Jelang 500 Tahun Jakarta

JAKARTA, BATAVIA NEWS — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka rangkaian Pemilihan Abang None Jakarta 2026. Ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-54 ini kembali digelar untuk menjaring generasi muda yang dinilai mampu menjadi representasi budaya sekaligus wajah Jakarta menuju peringatan 500 tahun kota tersebut pada 2027.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Pemilihan Abang None bukan sekadar kompetisi penampilan. Menurutnya, ajang tersebut menjadi salah satu sarana untuk menjaga warisan budaya Betawi sekaligus menyiapkan anak muda yang mampu memperkenalkan Jakarta ke dunia internasional.

“Ajang ini lebih dari sekadar ajang kompetisi. Pemilihan Abang None adalah ruang untuk menjaga warisan budaya sekaligus menyiapkan generasi muda Jakarta yang unggul, kreatif, dan memiliki kecintaan terhadap identitas kotanya, khususnya kekayaan budaya Betawi,” ujar Rano.

Sebanyak 36 finalis yang berasal dari lima kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu akan menjalani serangkaian pembinaan serta tahapan seleksi.

Para finalis nantinya diharapkan mampu menjalankan peran sebagai duta budaya sekaligus menyampaikan informasi mengenai Jakarta kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut momentum lima abad Jakarta.

Rano meminta para peserta memperkaya pengetahuan mengenai sejarah dan perkembangan Jakarta. Mereka juga dinilai perlu memahami perubahan Jakarta yang tengah diarahkan menjadi kota global.

“Tahun depan banyak sekali kegiatan internasional yang kita lakukan dalam rangka menyambut Jakarta 500 tahun. Pelajari tentang Jakarta, pelajari tentang lima abad,” katanya.

Ia menekankan, kemampuan komunikasi dan penampilan saja tidak cukup untuk menjadi Abang None Jakarta. Para finalis juga harus memiliki wawasan mengenai perjalanan Jakarta serta memahami arah pembangunan kota.

Rano menyebut posisi Jakarta dalam Global Cities Index terus mengalami perkembangan. Ia optimistis Jakarta dapat meningkatkan peringkatnya sebagai salah satu kota global.

“Di situlah tugas kalian untuk memperkenalkan apa itu Jakarta. Dari nomor 74 sekarang Jakarta menjadi nomor 71 dari Global Cities Index. Saya yakin kita akan mencapai sekitar peringkat 65 kota global,” tuturnya.

Rano berharap ajang tersebut melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, berprestasi, kreatif, serta peduli terhadap masa depan Jakarta.

“Semoga ajang ini melahirkan talenta muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap membawa kemajuan bagi terwujudnya Jakarta menjadi kota global yang inklusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata menuturkan proses seleksi Abang None Jakarta 2026 dirancang untuk mencari figur dengan kemampuan yang lebih luas.

Menurut Andhika, peserta tidak hanya dituntut menjadi wajah Jakarta, tetapi juga memiliki pemahaman tentang pariwisata, ekonomi kreatif, serta mampu melahirkan gagasan untuk mendukung perkembangan ibu kota.

“Tahun ini kami tidak hanya mencari sosok yang mampu menjadi wajah Jakarta, tetapi juga pemuda yang mampu menjadi penggerak, pencipta gagasan, dan terus mengembangkan Jakarta sebagai kota global,” jelasnya.

Dari 36 finalis tersebut, nantinya akan terbentuk 18 pasang yang mengikuti penilaian oleh dewan juri dari berbagai bidang.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam proses penilaian, antara lain wawasan tentang Jakarta, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pola pikir global dan kreatif, kemampuan berkolaborasi, serta kecakapan dalam menawarkan solusi.

Andhika berharap proses tersebut menghasilkan Abang None Jakarta yang mampu menggambarkan karakter generasi muda Jakarta yang berwawasan luas, adaptif, kreatif, dan siap membawa semangat kota global.

“Melalui kriteria tersebut, kami berharap Abang None Jakarta menjadi representasi generasi baru yang mampu membawa semangat Jakarta sebagai kota global,” pungkasnya.***

Related posts

Ibu Tewas Saat Kembali ke Rumah demi Selamatkan Anak dari Kebakaran di Bogor

egi murad

Polisi Masih Kejar Terduga Pembunuh Guru di Bogor, Identitas Pelaku Sudah Dikantongi

egi murad

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Truk di Setu Tangsel, Korban Meninggal di Lokasi

egi murad
Bahasa lain»