Jakarta, Batavia News – Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia menyambut positif sinyal kuat dari pemerintah terkait rencana masuknya Presiden Partai Buruh dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), , ke dalam Kabinet Merah Putih.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul pernyataan pemerintah yang mengindikasikan bahwa penugasan Said Iqbal tengah dibahas dan berpotensi berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan serta isu perburuhan yang selama ini menjadi fokus perjuangannya.
Presiden FSP ASPEK Indonesia, Abdul Gofur, menilai langkah yang dikaitkan dengan Presiden itu merupakan sinyal positif bagi dunia ketenagakerjaan. Menurutnya, keterlibatan tokoh buruh dalam kabinet dapat memperkuat representasi pekerja dalam proses perumusan kebijakan nasional.
“Apabila benar Saudara Said Iqbal diberikan amanah untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih, maka hal tersebut menunjukkan bahwa aspirasi kaum buruh mendapat ruang yang lebih besar dalam proses pengambilan kebijakan negara,” ujar Abdul Gofur dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/6/2026).
Ia menilai gerakan buruh selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Karena itu, kehadiran figur yang memahami langsung persoalan ketenagakerjaan diyakini dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, memperluas lapangan kerja berkualitas, serta memperkuat perlindungan sosial ketenagakerjaan.
FSP ASPEK Indonesia juga berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempererat dialog sosial antara pemerintah, kalangan pengusaha, dan serikat pekerja dalam membangun hubungan industrial yang sehat dan produktif.
Menurut Abdul Gofur, pekerja tidak hanya membutuhkan ruang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga keterlibatan langsung dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan dunia kerja di Indonesia.
“Penunjukan tokoh buruh ke dalam kabinet akan menjadi simbol penting bahwa negara hadir untuk memperhatikan kesejahteraan pekerja dan perlindungan hak-hak mereka,” katanya.
Lebih lanjut, FSP ASPEK Indonesia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi yang berkeadilan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja, perlindungan hak normatif, serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis.
Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara memberikan sinyal bahwa Said Iqbal tengah dipertimbangkan untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih. Posisi yang disiapkan disebut-sebut berkaitan dengan bidang ketenagakerjaan dan perburuhan.***eg
