GORONTALO, Batavia News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keterlibatan aparat TNI dan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti keunikan Indonesia yang melibatkan berbagai unsur negara, termasuk aparat keamanan dan militer, dalam upaya meningkatkan produksi pangan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Presiden menyebut peran TNI dan Polri tidak hanya terbatas pada tugas keamanan, tetapi juga ikut membantu program pertanian di lapangan. Mulai dari penanaman kedelai hingga pengembangan komoditas tebu, berbagai unsur pertahanan disebut turut berkontribusi dalam mendukung produktivitas sektor pangan.
Prabowo meyakini sinergi lintas sektor tersebut akan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong Indonesia menuju kemajuan. Ia optimistis ketahanan pangan yang kuat akan menjadi fondasi bagi kebangkitan bangsa di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan rasa syukur atas sejumlah capaian pemerintah selama satu tahun delapan bulan terakhir. Salah satu yang menjadi sorotan adalah peningkatan produksi pangan nasional yang disebutnya mengalami kemajuan signifikan.
Menurut Presiden, Indonesia saat ini berada dalam posisi yang semakin kuat dalam memenuhi kebutuhan pangan domestik. Produksi beras dan jagung nasional bahkan diklaim mencapai tingkat tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Keberhasilan tersebut, lanjut Prabowo, merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan. Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada jajaran kementerian terkait, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan target swasembada pangan.
Ucapan penghargaan secara khusus disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, para wakil menteri, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dinilai berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional.
Prabowo menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen bangsa akan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus mendorong Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan berdaya saing.***
