Nasional

Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Segera Dipulangkan ke Keluarga

JAKARTA, BATAVIA NEWS — Lima jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang sebelumnya ditemukan dalam operasi pencarian telah berhasil diidentifikasi melalui proses pemeriksaan Disaster Victim Identification (DVI). Kelima jenazah tersebut selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Kelima korban yang telah teridentifikasi yakni Nurul Rian Hidayat asal Pamekasan, Deny Ridzal Saputra asal Kediri, Imam Soeparno asal Surabaya, serta Erick Maisul Latif dan Risyan Kurnia Putra yang keduanya berasal dari Garut.

Wakil Menteri Perhubungan Suntana sebelumnya menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap kelima jenazah telah dilakukan dan pemulangan akan dikoordinasikan bersama kepolisian di daerah tujuan.

“Insya Allah besok lima jenazah itu akan diterbangkan ke wilayah masing-masing,” ujar Suntana dalam konferensi pers, Selasa (15/9) malam.

Setibanya di daerah asal, proses pengantaran jenazah menuju rumah duka akan mendapat pengawalan dari jajaran kepolisian setempat hingga diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, satu korban lainnya, Reyner Fausta Yosilianto asal Malang, telah berhasil diidentifikasi. Jenazah Reyner telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan pada Selasa (15/9).

Dengan demikian, hingga Rabu (16/9), total enam korban meninggal dunia telah teridentifikasi dari keseluruhan korban yang ditemukan dalam operasi pencarian.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 114 orang telah ditemukan, dengan enam di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan.

Suntana mengatakan terdapat dugaan bahwa sebagian korban yang belum ditemukan masih berada di dalam badan kapal. Karena itu, pencarian kini diarahkan untuk mempercepat pemeriksaan terhadap bangkai KM Virgo Transport 8.

“Berdasarkan data manifest yang kami terima dari pelabuhan asal, tim SAR ingin mempercepat pencarian untuk mengambil korban-korban yang diperkirakan masih berada di dalam kapal,” kata Suntana.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan strategi pencarian kini lebih difokuskan di sekitar lokasi bangkai kapal.

Menurut Putu, pencarian sebelumnya telah dilakukan dengan cakupan wilayah yang luas. Namun, pencarian di area tersebut belum menemukan korban yang tersisa.

“Kami akan lebih fokus kepada target yaitu badan kapal, KMP Virgo Transport 8,” ujar Putu.

Sejumlah armada SAR masih dikerahkan dalam operasi tersebut. Salah satunya KRI Canopus milik TNI Angkatan Laut yang memiliki perangkat pendukung pencarian bawah laut.

Kapal tersebut dilengkapi echosounder serta drone bawah laut yang dapat digunakan untuk mendeteksi objek di permukaan maupun di bawah permukaan air.

“Ini berfungsi dan berguna untuk pencarian baik di permukaan maupun di bawah permukaan air,” jelas Putu.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Berdasarkan manifest yang diterima, kapal tersebut membawa 243 orang, yang terdiri atas penumpang, awak kapal, dan kru.

Tim SAR gabungan hingga kini masih melanjutkan operasi pencarian dengan memprioritaskan lokasi bangkai kapal untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.***

Related posts

Misbakhun Bantah Dikaitkan dengan Pemesanan Pita Cukai Rokok

egi murad

Menko Yusril : Hak Rehabilitasi Delpedro Telah Dipenuhi Putusan Pengadilan , Ganti Rugi Dapat Ditempuh Melalui Praperadilan

egi murad

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

egi murad

Leave a Comment

Bahasa lain»