Jakarta, Batavia News – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Metro Penjaringan menggelar Boxing Show Case Penjaringan Vol II sebagai ajang pembinaan sekaligus penyaluran bakat generasi muda di bidang olahraga tinju. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu ini melibatkan para atlet tinju amatir dari kalangan remaja setempat.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Forum Penjaringan Bersatu, Polres Metro Jakarta Utara, dan Polsek Metro Penjaringan. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, acara ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengurangi aksi tawuran yang masih kerap terjadi di wilayah tersebut.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan, turnamen ini diselenggarakan untuk memberikan ruang positif bagi anak-anak muda agar dapat menyalurkan energi, kemampuan, dan semangat kompetitif mereka melalui olahraga yang sehat.
“Ajang ini menjadi wadah bagi para atlet muda dan remaja untuk menunjukkan bakat serta kemampuan mereka di atas ring,” ujar Agta.
Menurutnya, olahraga tinju dapat menjadi alternatif pembinaan karakter sekaligus membangun disiplin, sportivitas, dan mental juang bagi para peserta. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang memilih berlatih dan berprestasi dibanding terlibat dalam aksi tawuran maupun kenakalan remaja.
“Kami ingin merangkul anak-anak muda agar tidak lagi menghabiskan waktu untuk tawuran, tetapi fokus berlatih menjadi atlet tinju yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Agta menjelaskan, pendaftaran Boxing Show Case terbuka bagi remaja di wilayah Penjaringan yang memiliki minat dan kemampuan di cabang olahraga tinju. Sebelum bertanding, seluruh peserta juga mendapatkan pembinaan dan latihan agar tampil maksimal saat memasuki arena pertandingan.
Ia optimistis kegiatan seperti ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet tinju berbakat sekaligus menjadi bagian dari upaya preventif dalam menekan angka tawuran di kalangan remaja.
“Harapan kami, secara bertahap akan lahir atlet-atlet tinju dari Penjaringan dan angka tawuran bisa terus menurun karena energi mereka tersalurkan ke kegiatan yang positif,” ungkapnya.
Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk ikut berperan aktif mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan. Menurutnya, tawuran masih sering terjadi dengan berbagai latar belakang, mulai dari antarsekolah, antarpemuda hingga antarkampung.
“Kami menyiapkan ruang yang positif agar semangat anak-anak muda dapat tersalurkan melalui olahraga yang sehat, sportif, dan membangun masa depan mereka,” tutup Agta.***egi
