Hukum Kriminal

Sony Sonjaya Siap Ungkap Nama-Nama Baru di Kasus MBG, Komjak Minta Jaksa Jangan Abaikan Kesaksian

Jakarta, Batavia News – Pengamat hukum Pujiyono Suwadi meminta Kejaksaan Agung menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Pujiyono, apabila Sony benar-benar mengungkap nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, keterangan itu harus dijadikan pintu masuk untuk memperluas penyelidikan. Ia menegaskan aparat penegak hukum tidak boleh mengabaikan atau langsung menolak kesaksian yang disampaikan dalam proses hukum.

“Kesaksian yang diberikan merupakan bagian dari alat bukti yang dapat dikembangkan untuk mengungkap perkara secara lebih terang dan menyeluruh,” ujar Pujiyono.

Ia menilai pengungkapan pihak-pihak yang diduga terlibat penting dilakukan agar penanganan kasus tidak berhenti pada pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dengan demikian, seluruh rangkaian dugaan tindak pidana dapat dibuka secara komprehensif.

Meski mendukung langkah tersebut, Pujiyono mengingatkan agar pengungkapan nama-nama baru tidak hanya menjadi strategi untuk memperoleh keringanan hukuman. Ia berharap langkah Sony dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu aparat mengusut tuntas perkara yang sedang berjalan.

Sebelumnya, kuasa hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief, menyatakan kliennya siap mengungkap pihak-pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Namun, Elza belum bersedia membeberkan identitas mereka kepada publik.

Dalam sebuah wawancara televisi, Elza hanya memberi petunjuk bahwa pihak-pihak yang dimaksud berasal dari luar lingkungan Badan Gizi Nasional dan memiliki posisi yang lebih tinggi dibanding kliennya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Sony diketahui telah mengajukan diri sebagai justice collaborator kepada Kejaksaan Agung. Status tersebut memungkinkan seorang tersangka atau terdakwa bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu mengungkap tindak pidana yang lebih luas dalam perkara yang sama.

Langkah Sony kini menjadi perhatian publik karena berpotensi membuka fakta baru serta menyeret pihak lain yang selama ini belum tersentuh dalam proses penegakan hukum kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG***eg

Related posts

Pemprov DKI Tegaskan Larangan Ormas Lakukan Sweeping Selama Ramadan

egi murad

Bareskrim Bongkar Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Rp1,9 Miliar Disita

egi murad

Bantah Tuduhan Ancaman, Kuasa Hukum Darwin dan Angel: Fakta di Lapangan Klien Kami Korban Kekerasan

egi murad

Leave a Comment