TANGERANG SELATAN, BATAVIANEWS.co.id – Ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan (Tangsel), menelan korban jiwa. Sebanyak dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 11 orang lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa lokasi ledakan merupakan gudang penyimpanan buah yang digunakan untuk kegiatan pengepakan sebelum didistribusikan ke sejumlah pasar.
“TKP ini adalah gudang penyimpanan buah,” kata Susatyo saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Kamis (15/10/2026).
Menurut Susatyo, berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, aktivitas pengepakan buah tengah berlangsung ketika insiden terjadi. Meski demikian, polisi masih mendalami penyebab ledakan tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi di lingkungan, sedang ada kegiatan pengepakan buah-buahan untuk disuplai ke pasar-pasar,” ujarnya.
Susatyo juga menyebutkan, petugas menemukan sejumlah buah pisang dalam jumlah cukup banyak di bagian lokasi yang mengalami kerusakan paling parah. Pisang-pisang tersebut diketahui masih dalam kondisi mentah.
Polisi Periksa Lima Saksi
Untuk mengungkap penyebab kejadian, polisi akan melanjutkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat pagi. Saat ini, lima orang saksi dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan.
“Sebanyak lima saksi saat ini akan dilakukan pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan. Besok perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata Susatyo.
Terkait korban, ia menjelaskan bahwa sebagian di antaranya merupakan pekerja di gudang penyimpanan buah tersebut. Namun, terdapat pula korban yang ditemukan berada di bagian depan ruko.
Tim SAR Sisir Reruntuhan
Ledakan tersebut terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Seluruh korban yang berhasil dievakuasi dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya RS Sari Asih, RS Fatmawati, dan RSUD Tangerang Selatan.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan operasi pencarian dan pertolongan masih dilakukan hingga malam hari. Petugas bersama unsur terkait terus menyisir area reruntuhan guna memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun.
“Upaya pencarian dan pertolongan terus kami lakukan bersama unsur Potensi SAR dan instansi terkait,” ujar Desiana.
Hingga saat ini, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Polisi dan petugas terkait terus melakukan penanganan di lokasi untuk mengungkap kronologi serta memastikan kondisi area terdampak.*(BN)
