Ekonomi

Pemerintah Perluas Akses KPR FLPP untuk Driver Ojol, Peluang Miliki Rumah Pertama Makin Terbuka

Jakarta, Batavia News – Pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk para pengemudi ojek daring (ojol), melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan langkah tersebut menjadi upaya nyata pemerintah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada pekerja sektor informal agar dapat memiliki hunian layak.

Menurutnya, BP Tapera telah menjalin kerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk guna memperluas akses pembiayaan rumah bersubsidi bagi para mitra pengemudi.

Melalui kolaborasi tersebut, BP Tapera akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai program KPR Sejahtera FLPP. Informasi akan disampaikan melalui aplikasi mitra, kegiatan sosialisasi bersama, publikasi, hingga kampanye edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman para pengemudi mengenai pembiayaan rumah.

“Kami ingin semakin banyak mitra driver memiliki kesempatan untuk memiliki rumah pertama yang layak, berkualitas, dan terjangkau,” ujar Sid Herdi di Jakarta, Jumat.

Meski akses diperluas, BP Tapera menegaskan seluruh calon penerima tetap harus melalui proses verifikasi dan penilaian kelayakan agar bantuan tepat sasaran.

Verifikasi dilakukan berdasarkan sejumlah persyaratan, di antaranya berusia 21 hingga 45 tahun, memiliki tingkat penyelesaian perjalanan (trip) yang baik, aktif bekerja dengan jam online tertentu setiap bulan, memenuhi kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta belum pernah memiliki rumah.

Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar penentuan kelayakan peserta untuk memperoleh pembiayaan rumah melalui skema FLPP.

Selain memperluas akses pembiayaan, BP Tapera juga menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi para calon penerima manfaat.

Sid Herdi menilai edukasi mengenai pengelolaan keuangan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya kepada pengemudi tetapi juga kepada anggota keluarganya. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, pengeluaran yang lebih terkontrol, serta kualitas kredit yang terjaga, peluang memperoleh pembiayaan rumah akan semakin besar.

Program ini diharapkan menjadi solusi bagi para pekerja sektor informal, khususnya mitra pengemudi ojek daring, untuk mewujudkan impian memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan yang terjangkau***

Related posts

Pengelola Mal Dinilai Pasang Pagar Tinggi demi Keamanan, Apindo: Itu Hak Masing-Masing

egi murad

Kodiggo Resmi Rebranding Jadi “Kodiggo by Ocean”, Bidik Talenta AI dan Teknologi

egi murad

FSP ASPEK Indonesia Kecam Dugaan Penghambatan Pesangon Pekerja Media Korban PHK

egi murad
Bahasa lain»