Hiburan

Terambyar Fest Bikin Kota Sukabumi Bergemuruh, Hujan Tak Surutkan Antusias Ribuan Penonton

Batavia News, SUKABUMI – Euforia musik membanjiri Kota Sukabumi dalam gelaran Terambyar Fest yang berlangsung meriah, Sabtu (19/4/2026). Cuaca yang sempat tak bersahabat tak mampu meredam semangat ribuan penonton yang memadati area acara sejak siang hari.

Festival dibuka pukul 13.30 WIB dengan penampilan band lokal yang tengah naik daun, Magnet. Grup ini langsung tancap gas menghidupkan suasana lewat aksi panggung penuh energi, mengajak penonton larut dalam irama sejak awal acara.

Seiring berjalannya waktu, jumlah pengunjung terus meningkat. Dentuman musik yang menghentak berpadu dengan atmosfer kebersamaan membuat suasana semakin hangat, meski langit Sukabumi mulai diselimuti awan mendung.

Ketua panitia, Dimas Prayoga, menyampaikan apresiasi atas tingginya animo masyarakat. Ia mengaku tak menyangka respons warga begitu besar.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Dari awal pintu dibuka, pengunjung terus berdatangan tanpa henti,” ujarnya.

Ketika hujan deras sempat turun, suasana justru semakin hidup. Banyak penonton memilih tetap bertahan, bahkan ikut bernyanyi dan berjoget di tengah guyuran hujan.

Pemandangan lautan penonton dengan jas hujan berwarna-warni menjadi momen unik yang memperkuat nuansa festival. Suasana “ambyar” terasa kental—perpaduan antara haru, bahagia, dan kebersamaan.

Salah satu pengunjung, Rina (22) dari Cisaat, mengaku menikmati setiap momen meski harus basah kuyup.

“Justru lebih seru, hujan bikin suasana makin terasa. Yang penting bisa nyanyi bareng,” katanya.

Hingga malam hari, rangkaian acara masih terus berlanjut dengan penampilan musisi lainnya yang telah dinanti. Cahaya panggung yang gemerlap semakin menegaskan kemeriahan festival.

Panitia memastikan pengamanan dan layanan medis tetap siaga untuk menjaga kenyamanan pengunjung. Secara umum, acara berlangsung tertib tanpa gangguan berarti.

Terambyar Fest pun berhasil meninggalkan kesan mendalam, membuktikan bahwa semangat warga Sukabumi dalam menikmati musik tak mudah dipadamkan, bahkan oleh cuaca sekalipun.

Related posts

Film Penerbangan Terakhir, Ketika Karisma di Balik Kokpit Menjadi Jerat Manipulasi

batavia

MAGMA Entertainment Siapkan Film Horor-Komedi “Jump Scare”, Dion Wiyoko Jadi Pemeran Utama

egi murad

Rocket Rockers Rayakan 27 Tahun Berkarya, Hadirkan Lagu Religi Pertama Berjudul “Yang”

egi murad