Uncategorized

Film Mahasiswa UPN Jawa Timur “Allegory of a Woman” Tembus Borderless Film Festival di Boston Meski Hanya 1 Hari Shooting

JAKARTA, Batavia News – Kabar membanggakan datang dari dunia perfilman mahasiswa Indonesia. Film pendek berjudul “Allegory of a Woman” karya mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur berhasil masuk nominasi dan akan diputar dalam ajang Borderless Film Festival yang digelar di Boston University College of Communication, Boston, Amerika Serikat.

Film ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN dari berbagai angkatan, yakni 2022, 2023, dan 2024. Proses produksinya terbilang singkat namun penuh dedikasi, dimulai dari tahap pra-produksi pada 15 Oktober 2025, proses shooting yang hanya berlangsung satu hari pada 7 Desember 2025, hingga pasca produksi yang rampung pada 21 Desember 2025.

Mengangkat isu sosial yang sensitif, “Allegory of a Woman” menceritakan kisah seorang siswi SMA yang menjadi korban pelecehan oleh pacarnya. Dalam cerita tersebut, korban dipaksa mengirimkan foto pribadi, yang kemudian disebarkan hingga viral di lingkungan sekolah. Ironisnya, korban justru menerima tekanan dan sanksi, sementara pelaku tidak tersentuh hukuman.

Film ini disutradarai dan ditulis oleh Rere Alatas, serta diproduseri oleh Bintang Orlando dan Miky Havis. Deretan pemain diisi oleh Olga Bernadette, Alhidsa Ugraha, dan Ade Kusuma.

Sementara itu, posisi Director of Photography dipegang oleh Rangga Adhe, dengan penataan artistik oleh Reyza Meivita bersama Salwa Dasilva.

Sebagai narasumber, Salwa Dasilva menyampaikan bahwa proses produksi film ini dilakukan dengan semangat kolaborasi tinggi meski dalam keterbatasan waktu dan biaya.

“Prosesnya sangat singkat, hanya satu hari shooting dari pagi sampai malam. Tapi kami semua totalitas, karena ingin menyampaikan pesan kuat tentang ketidakadilan yang sering dialami korban,” ujarnya.

Dengan total biaya produksi sebesar Rp1.820.000, film ini membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan karya berkualitas dan berdaya saing internasional.

Partisipasi dalam festival ini diawali dengan inisiatif tim yang aktif mencari berbagai festival film melalui media sosial, kemudian mengirimkan karya mereka secara mandiri melalui email resmi penyelenggara.

Borderless Film Festival sendiri merupakan festival film tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Boston University dan telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya. Festival ini mengusung semangat inklusivitas serta memberikan ruang bagi suara-suara yang jarang terwakili di dunia perfilman.

Film “Allegory of a Woman” dijadwalkan akan diputar dalam rangkaian acara festival pada 17 April 2026 di Boston. Berbeda dengan kompetisi pada umumnya, festival ini tidak berfokus pada sistem menang atau kalah, melainkan sebagai ajang apresiasi dan pemutaran karya film terpilih.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa karya mahasiswa Indonesia mampu menembus panggung internasional sekaligus mengangkat isu-isu sosial yang relevan dan penting untuk disuarakan.

Related posts

Industri Perfilman Nasional Tengah Memasuki Babak Transformasi

egi murad

Seni dan Teknologi Bersatu, Cara Baru Museum Menghidupkan Kisah Manusia Purba

egi murad

Menteri ESDM Pimpin Sidang DEN, Pemerintah Jaga Ketahanan Energi di Tengah Gejolak Global

egi murad