Hiburan

Starvision Hadirkan Film Horor Dewi Siluman Ular, Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin Tayang 12 November 2026

JAKARTA, BATAVIA NEWS — Rumah produksi Starvision kembali menghadirkan film horor terbaru yang diangkat dari kisah nyata berjudul Dewi Siluman Ular. Film garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis ini mengangkat cerita pernikahan manusia dengan makhluk gaib yang sebelumnya menarik perhatian publik melalui podcast Prasodjo Muhammad bertajuk “Nikah Sama Jin”.

Podcast tersebut telah ditonton lebih dari 5,6 juta kali dan menghadirkan Sherly Indrawati sebagai narasumber. Kisah yang menjadi perbincangan tersebut kini dikembangkan ke layar lebar dengan penambahan pendalaman karakter, konflik keluarga, serta konsekuensi dari sebuah perjanjian dengan makhluk gaib.

Film ini menghadirkan Anya Geraldine sebagai Dewi, sosok jin berwujud siluman ular yang menikah dengan Dedi, diperankan Derby Romero. Dedi digambarkan sebagai pria yang berada dalam tekanan persoalan hidup dan ekonomi hingga memilih jalan pintas melalui praktik pesugihan.

Keputusan tersebut justru membawa kehidupannya ke arah yang tidak pernah dibayangkan. Apa yang awalnya dianggap sebagai solusi untuk mengubah nasib perlahan berubah menjadi rangkaian kejadian misterius dan teror yang mengancam keselamatan dirinya serta keluarganya.

Selain Anya Geraldine dan Derby Romero, film ini turut dibintangi Aulia Sarah dan Aghniny Haque. Deretan pemain lainnya meliputi Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara, Totos Rasiti, Azzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yati Surachman, Arief Didu, Ence Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, Aldo Gudel, dan sejumlah aktor lainnya.

Mengangkat Fenomena Pesugihan dan Konsekuensi Perjanjian Gaib

Melalui cerita tersebut, Dewi Siluman Ular tidak hanya menyajikan ketegangan horor, tetapi juga menggambarkan persoalan ekonomi, hubungan keluarga, serta pilihan manusia ketika berada dalam situasi terdesak.

Pertanyaan mengenai konsekuensi dari sebuah perjanjian menjadi salah satu inti konflik film ini. Ketika keinginan memperoleh kehidupan yang lebih baik ditempuh melalui jalan yang tidak biasa, bagaimana jika kesepakatan tersebut harus dibayar dengan keselamatan orang-orang terdekat?

Dalam cuplikan New Official Trailer yang telah dirilis, diperlihatkan perubahan drastis dalam kehidupan Dedi setelah menjalani pernikahan dengan Dewi melalui praktik pesugihan.

Hubungan tersebut menjadi awal dari berbagai peristiwa tak terduga yang menyeret Dedi ke dalam teror mengerikan.

Produser Chand Parwez Servia mengatakan, film ini berangkat dari kisah yang ditemukan melalui sebuah podcast dan dikembangkan dengan melihat fenomena kepercayaan terhadap pesugihan yang masih dikenal di masyarakat.

“Film Dewi Siluman Ular berangkat dari kisah nyata yang pertama kali kami temukan di sebuah podcast. Dari kisah tersebut, kami menangkap fenomena yang masih terjadi di masyarakat, ketika tekanan ekonomi dan keinginan untuk mengubah nasib membuat seseorang memilih jalan pintas melalui pesugihan,” ujar Chand Parwez Servia.

Ia menjelaskan, cerita tersebut tidak semata-mata berfokus pada praktik pesugihan, melainkan juga menggambarkan keputusan manusia ketika menghadapi kesulitan hidup beserta risiko yang menyertainya.

Azhar Kinoi Lubis Kembali Garap Horor Kisah Nyata

Sutradara Azhar Kinoi Lubis kembali menggarap film horor yang bersumber dari kisah nyata setelah sebelumnya menyutradarai Petaka Gunung Gede (2025).

Dalam proyek terbarunya ini, ia berupaya mengembangkan cerita sumber menjadi pengalaman sinematik dengan konflik yang lebih luas dan pendalaman dunia karakter.

Menurut Azhar, tantangan utama terletak pada proses mengolah kisah yang sebelumnya dikenal melalui podcast menjadi sebuah film layar lebar yang memiliki kekuatan cerita sekaligus atmosfer horor.

“Yang menjadi tantangan dalam Dewi Siluman Ular adalah bagaimana mengembangkan kisah nyata yang menjadi sumber cerita ke dalam sebuah film yang memiliki dunia dan konflik yang kuat. Kami tidak ingin hanya memindahkan kisah tersebut ke layar, tetapi mengolahnya menjadi pengalaman sinematik horor baru untuk bisa dirasakan oleh penontonnya,” ungkap Azhar.

Dengan menggabungkan unsur horor, persoalan ekonomi, konflik rumah tangga, dan konsekuensi pilihan hidup, film ini menghadirkan sudut pandang berbeda dalam mengangkat tema pesugihan ke layar lebar.

Film Dewi Siluman Ular dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 12 November 2026. Penonton akan diajak mengikuti perjalanan Dedi dalam menghadapi konsekuensi dari keputusan yang diambilnya, ketika jalan pintas untuk mengubah nasib justru membuka pintu menuju malapetaka.*(YNI)

Related posts

Konser Spiritual “Mahabbah Allah Pakem 9” Gaungkan Tobat Nasional untuk Keselamatan Bangsa

egi murad

Anakia Production Garap Serial Usia Hanyalah Angka, Dorong Semangat Berkarya Tanpa Batas Usia

egi murad

PT Strategy Art Entertainment Buka Casting Reality Show Internasional, Talenta Indonesia Berpeluang Tampil di Turki

egi murad
Bahasa lain»